Rooivalk merupakan helicopter serbu
dengan dua awak tempat duduk berkonfigurasi tandem dengan tempat duduk
bagian belakang agak tinggi dari tempat duduk depan.
Awak senjata (WSA-Weapon System Officer) berposisi pada kursi depan sedangkan pilot pada kursi belakang.
Kursi helicopter Rooivalk
dirancang dan dibuat dengan sangat kokoh (crashworthy) serta berlapis
baja yang dilengkapi dengan perankat tongkat kendali gabungan
(HOCAS-hands-on collective and stick).
Untuk awak helicopter Rooivalk
ini dilengkapi dengan helmet khusus yang dibuat oleh pabrik Thales
Avionic, Perancis. Helmet ini dilengkapi dengan perangkat display
khusus (helmet-mounted sight display) versi TopOwl. Dengan demikian
helmet ini berfungsi sebagai head-up display untuk informasi pada pola
terbang NOE (Nap-on-the-earth).
Selain itu Helmet TopOwl juga
terintegrasi dengan system senjata yang dibawa oleh pesawat seperti
cannon, atau rudal udara-ke-udara. TopOwl juga terintegrasi dengan Gen
IV image intensifier dan FLIR serta efektif untuk digunakan baik pada
siang maupun malam hari.
Kerangka pesawat Rooivalk
dirancang untuk tidak menimbulkan kerusakan serius apabila mengalami
jatuh (crash-resistant structure) serta low radar, visual, infrared dan
acoustic signature.
Kendali penembakan dan sarana
observasi. Dalam melakukan kegiatan deteksi, akuisisi dan penjejakan
terhadap target helicopter ini dilengkapi dengan sarana otpik yang
dipasang pada bagian hidung pesawat, perangkat optic ini disebut sebatai
TDATS (Target Detection Acquisition and Tracking System).
TDATS dilengkapi dengan
low-level television sensor, FLIR, autotracker, laser rangefinder dan
laser designator. Sehingga dalam pembidikan persenjataan yang dibawa
akan lebih akurat.
Perangkat Navigasi dan
Komunikasi. Perangkat navigasi yang dibawa oleh helicopter ini termasuk
pada kategori yang mutakhir, termasuk diantaranya Doppler Radar Velocity
Sensor, GPS 8 kanal dari Thales Avionic, Heading Sensor Unit (HSU) dan
Air Data Unit (ADU).
Perangkat komunikasinya terdiri
dari dua transceiver VHF/UHF dengan frequensi FM, AM, dan pemroses
pembicaraan digital, satu radio HF dengan frequency hopping dan secure
voice, data channel serta IFF transponder.
Kemampuan Serang. Helikopter
yang dirancang untuk menghadapi target darat berupa kendaraan lapis baja
maupun bunker pertahanan serta untuk menghadapi helicopter tempur lawan
berkemampuan jelajah dengan kecepatan maksimum 150 knot dengan
kemampuan gerak menanjak keudara sekitar 2.620 kaki per menit pada
posisi dua mesin hidup, atau 1.280 kaki per menit dengan satu mesin.
Perangkat Navigasi dan
Komunikasi. Perangkat navigasi yang dibawa oleh helicopter ini termasuk
pada kategori yang mutakhir, termasuk diantaranya Doppler Radar Velocity
Sensor, GPS 8 kanal dari Thales Avionic, Heading Sensor Unit (HSU) dan
Air Data Unit (ADU).
Perangkat komunikasinya terdiri
dari dua transceiver VHF/UHF dengan frequensi FM, AM, dan pemroses
pembicaraan digital, satu radio HF dengan frequency hopping dan secure
voice, data channel serta IFF transponder.
Kemampuan Serang. Helikopter
yang dirancang untuk menghadapi target darat berupa kendaraan lapis baja
maupun bunker pertahanan serta untuk menghadapi helicopter tempur lawan
berkemampuan jelajah dengan kecepatan maksimum 150 knot dengan
kemampuan gerak menanjak keudara sekitar 2.620 kaki per menit pada
posisi dua mesin hidup, atau 1.280 kaki per menit dengan satu mesin.
Hover ceiling maksimum (OGE -
out of ground effect) mencapai ketinggian 17.900 kaki, sedangkan untuk
IGE - in ground effect, mencapai 19.200 kaki.
Mesin
penggerak yang digunakan adalah dua buah mesin Makila 1K2 yang
menghasilkan take-off rating sebesar 2.243 kW, sedangkan dengan satu
mesin (super continence) akan menghasilkan kekuatan 1.660 kW.
Persenjataan.
ROOIVALK dapat membawa berbagai jenis system persenjataan yang
disesuaikan dengan misi tempur yang akan dilaksanakannya. Pesawat ini
memiliki kelincahan maneuver yang tinggi sehingga dengan persenjataan
yang dibawanya dapat menghadapi multiple target baik pada jarak pendek
maupun jarak jauh.
Perlengkapan
persenjataan antara lain pada bagian bawah hidung pesawat berupa
kanon, dan berbagai jenis munisi pada bagian bawah sayapnya.
Kanon
yang dibawa berupa kanon F2 dual-feed, gas operated caliber 20mm
dengan kemampuan penembakan rata-rata 740 butir peluru per menit dan
kecepatan peluru 1.100 meter per detik. Kotak amunisi (ammunition
bins) berkapasitas 700 butir siap tembak.
Persenjataan
misil yang dibawa antara lain misile anti-armour jarak jauh jenis
Mokopa yang dibuat oleh Divisi Kentron dari Denel. Mokopa merupakan
semi-active laser seeker head dilengkapi dengan hulu ledak tandem,
dengan jarak tembak efektif mencapai 8,5 km. ROOIVALK juga dapat dilengkapi dengan misil Hellfire atau HOT 3.
Selain
itu juga dapat membawa empat misil udara-ke-udara seperti V3C Darter
dari Denel Aerospace Systems, atau Mistral dari MBDA. V3C Darter
memiliki sarana pencari dengan infrared serta penentuan target dengan
menggunakan helmet awak pesawat. Untuk persenjataan roket digunakan
roket caliber 70mm jenis FFAR buatan Belgia.
Data Teknis.
Panjang keseluruhan pesawat (rotor utama ke rotor ekor) : 18.732 mm
Diameter rotor utama : 15.580 mm
Berat take-off maksimum : 8.750 kg
Bobot operasi minimum : 5.730 kg
Bahan baker internal maksimum : 1.469 kg



