Newest Post
// Posted by :akbar yusuf vandim
// On :Kamis, 25 September 2014
Fregat kelas Gepard 3.9
Kapal ini bermula dari rancangan
Biro Perancang Kapal Zelenodolsk (ZPKB) di Tatarstan, Rusia untuk
mengembangkan kapal fregat bagi Angkatan Laut Rusia dengan nama project
1166.1 yang berlangsung pada tahun 1998. Kapal pertama Tatarstan
(SKR-691) bergabung dengan Angkatan Laut Rusia pada tahun 2002. Setelah
itu versi ekport dimunculkan dengan nama Gepard 3.9.
Kapal dengan bobot penuh 2.100
ton dan panjang total 102 m ini memakai sistim penggerak tipe CODOG
(combination diesel or gas turbine) yang dapat menghantarkan kapal
melaju dengan kecepatan maksimal 28 knot dan kecepatan jelajah 18 knot.
Fregat ini dilengkapi radar
Pozitiv-ME1 (antenanya berbasis tehnologi phased array) jenis
air/surface target acquisition radar yang mampu melacak keberadaan semua
jenis sasaran di permukaan laut dan udara dengan jangkauan deteksi
maksimum 110 km. Kapal ini juga dilengkapi radar SP-521 Rakurs system
dengan teknologi optis-elektronik yang mampu melacak dan mengunci
sasaran yang berada di permukaan laut, udara dan di tepi pantai dengan
profil radar amat kontras (radar-contrast shore based target). Radar
akan memindai segala macam sasaran dengan cara berputar ke segala
penjuru dan dipersenjatai dengan kanon utama AK-176M kaliber 76,2mm yang
dapat menembak dengan kecepatan 130 peluru/menit dengan jangkauan 15,7
km.
Rudal permukaan ke permukaan
adalah 2x4 KH-35E/Uran E yang dapat menjangkau sasaran di permukaan laut
pada jarak maksimum 130 km dengan kecepatan mach 0,8.
Kapal ini dilengkapi dengan
sistem pertahanan diri berupa 1 set Palma CIWS yang dapat diperlengkapi
dengan rudal anti pesawat udara. Satu set sistim Palma terdiri dari dua
kanon gatling otomatik 30 mm AO-18KD berlaras enam dan delapan rudal
anti-pesawat 9M337 SOSNA-R. Kanon tersebut berkecepatan tembak 10.000
peluru/menit dan dapat menjangkau sasaran hingga 5 km, sementara rudal
dengan kecepatan mach 3,61 dapat menjangkau sasaran pada jarak 8 km
dengan ketinggian maksimal 3,5 km.
Dua kanon AK-630M gatling
berlaras enam dengan kaliber 30mm turut melengkapi kapal ini yang dapat
dipakai untuk sasaran laut dan udara. Kanon kecepatan tembak 5.000
peluru/menit dan mampu menembak dengan jarak jangkau 4–5 km.
Untuk peperangan anti kapal
selam, fregat ini dilengkapi dengan dua peluncur torpedo kelas berat
533mm yang masing-masing terdiri dari 2 torpedo. Belum jelas apakah
Vietnam akan menggunakan torpedo tipe SET-65KE (electrically-driven
homing torpedoes) berdaya jangkau 16 km atau TEST-71-ME-NK
(electrically-driven remotely controlled homing torpedoes) berdaya
jangkau 20 km.
Versi Rusia fregat ini
dilengkapi roket RBU-6000 dengan 12 tabung pelontar amunisi roket RPK-8
kaliber 212 mm, sistim roket ini dapat menghabisi kapal selam dengan
jarak maksimal 4,3 km dengan kedalaman 1 km atau torpedo dengan jarak
sama pada kedalaman 4 – 10 m.
Untuk melengkapi peperangan anti
kapal selam, fregat ini dapat dilengkapi dengan helikopter anti kapal
selam berjenis Ka-28 yang telah disiapkan beserta hanggarnya.
Untuk
peperangan elektronika, fregat ini dilengkapi pengacak sinyal radar
MP-407E (bekerja secara aktif) dan sistim pengecoh PK-10 (bekerja secara
pasif) terdiri dari 4x10 peluncur.
Versi Rusia fregat ini juga
dilengkapi alat hidroakustik Zmey. Alat pengecoh ini akan menciptakan
tiruan medan kebisingan sinyal kapal dan dapat mengacak frekuensi sinyal
radar yang diemisikan oleh torpedo atau kapal selam lawan.

