Newest Post
// Posted by :akbar yusuf vandim
// On :Kamis, 25 September 2014
Lockheed AH-56 Cheyenne
Designation: Lockheed AH-56 Cheyenne
Classification Type: Attack Helicopter Prototype
Contractor: Lockheed - USA
Country of Origin: United States
Initial Year of Service: 1967
Number Built: 10
Helikopter serang AH-56A yang didesain
dan diproduksi Lockheed merupakan upaya gagal untuk memenuhi
persyaratan AAFSS (Advance Aerial Fire Support System) AD AS. Diberi
nama "Cheyenne", helikopter ini menampilkan desain yang paling maju pada
saat itu dan akan sangat dimaklumi kalau helikopter ini gagal karena
kekurangsiapan penerapan teknologinya.
AH-56A telah dibuat dalam
sepuluh purwarupa. Helikopter ini dibuat dengan satu mesin turbin
General Electric yang mampu menghasilkan 3.435 hp yang memutar rotor
utama utama dan dua elemen rotor ekor yang berada pada bagian ekor.
Perakitan rotor belakang memiliki fitur yang sangat berbeda dengan
tiga-blade “pusher”. Desain unik dari keseluruhan sistem memberikan
identitas khusus pada helikopter ini.
Helikopter ini dikontrol oleh
dua awak yang duduk secara tandem (berdampingan). Sistem roda
pendaratannya dapat dimasukkan sepenuhnya dan helikopter ini memiliki
pencari jarak-laser terintegrasi yang terhubung ke komputer kontrol
penembakan. Salah satu dari elemen-elemen yang lebih unik adalah desain
bergulir di sekitar stasiun penembak (gunner) “swiveling XM112” yang
terhubung ke turret perut dan hidung.
Turret perut bersenjatakan
sebuah meriam otomatis XM52 30mm dan sebuah peluncur granat XM51 40mm
atau senapan gatling XM53 7.62mm dapat dipasang di turret-dagu. Tambahan
persenjataan-terpasang di sayap termasuk sistem roket anti-tank TOW dan
peluncur pod roket XM200 2,75inci.
Purwarupa AH-56 yang pertama
terbang pertama kali pada 3 Mei 1967 dan dapat mencapai kecepatan lebih
dari 240 mil per jam. Meningkatnya biaya pembuatan, keterlambatan dalam
pengembangan dan adanya dua alternatif pesaing yang diproduksi oleh Bell
dan Sikorsky memaksa seluruh program dibatalkan secara efektif pada 9
Agustus 1972. Hanya sepuluh purwarupa AH-56 Cheyenne yang dihasilkan
yang sebenarnya akan diproduksi secara massal setelah beberapa pengujian
penerbangan bermesin dan pengujian senjata.
Pada akhirnya, AD AS menyadari
diperlukannya sebuah sistem helikopter yang tidak terlalu rumit dengan
kelincahan seperti helikopter kecil. Sistem Kendali Penembakan dan
navigasi haruslah mudah dan murah dalam perawatan, dan menyebabkan
inisiatif untuk membuat helikopter baru “Advanced Attack
Helicopter”(AAH).
Specifications: Lockheed AH-56A Cheyenne
Dimensions:
Length: 60.04ft (18.30m)
Width: 25.92ft (7.90m)
Height: 13.78ft (4.20m)
Performance:
Max Speed: 245mph (395kmh; 213kts)
Max Range: 629miles (1,013km)
Climb Rate: 3,420 ft/min (1,042 m/min)
Ceiling: 25,997ft (7,924m; 4.9miles)
Structure:
Accommodation: 2
Hardpoints: 4
Empty Weight: 11,718lbs (5,315kg)
MTOW: 16,995lbs (7,709kg)
Power:
Engine(s): 1 x General Electric T64-GE-16 turbine engine generating 3,435hp.
Weapons Suite:
1 x XM51 40mm grenade launcher OR 1 x XM53 7.62mm gatling minigun mounted in a chin-turret assembly.
1 x XM52 30mm automatic cannon mounted in a belly turret.
Fuselage mounted armaments were to include:
TOW anti-tank missiles
XM200 2.75 inch rocket launcher pods
Operators:
the United States of America
