Newest Post
Archive for 2014
7 Kelainan Paling Langka Pada Mata -Mata adalah salah satu panca indra yang berfungsi sebagai organ penglihatan. Sama halnya dengan panca indra lainnya, mata juga sangat penting untuk kita jaga kesehatannya. Kamu pasti sudah mengenal yang namanya buta, di mana orang yang mengalami kebutaan tidak bisa melihat sama sekali. Dan ada juga yang disebut dengan katarak, di mana orang penderita katarak penglihatannya akan sedikit terganggu atau suram.
Kelainan mata seperti itu sudah sering kita dengar, lalu bagaimana dengan kelainan seperti menangis darah atau mata berwarna merah. Mungkin sebagian dari kamu belum pernah melihatnya dan tidak percaya bahwa kelainan mata seperti itu benar-benar ada. Perlu kamu ketahui kelainan mata seperti itu benar-benar ada namun sangat langka terjadi.
Dilansir Listverse berikut adalah 7 Kelainan Paling Langka Pada Mata :
7. Mata merah
Orang Indonesia biasanya memiliki warna mata hitam atau cokelat, sedangkan orang barat biasanya memiliki mata yang biru. Namun pernahkah kamu melihat mata yang berwarna merah? Biasanya orang yang memiliki warna mata merah adalah orang albino. Orang albino cenderung memiliki warna mata merah karena mengalami kondisi yang disebut albinisme atau kondisi yang disebabkan kurangnya melanin, pigmen yang memberikan warna pada kulit dan rambut.
Kekurangan melanin ternyata juga dapat mempengaruhi warna mata sehingga membuat mata itu berwarna merah atau merah muda. Selain itu kekurangan melanin bisa membuat retina tidak bekerja secara efisien dalam menyerap cahaya. Hal itu bisa menyebabkan fotofobia, sebuah kondisi yang bisa membuat mata kesakitan kalau melihat cahaya yang terang.
6. Sindrom mata kucing
Ini merupakan salah satu penyakit kromosom yang sangat langka yang muncul sejak lahir dan merupakan kondisi yang dialami seumur hidup. Sindrom mata kucing muncul akibat tidak ada jaringan di mata, yang menyebabkan pupil menyempit dan terdorong ke dalam iris. Biasanya sindrom ini juga mempengaruhi ginjal, jantung, telinga dan sistem kerangka. Hal ini juga dapat menyebabkan hiperaktif dan cacat mental ringan.
5. Herpes okular
Sesuai namanya, kelainan ini sama persis dengan penyakit herpes, hanya saja terjadi pada bagian mata. Penyakit ini dapat disebabkan oleh virus varicella-zoster atau dengan herpes simpleks tipe 1. Kelainan ini ditandai dengan munculnya benjolan pada bagian kelopak mata yang terasa sakit. Namun biasanya penyakit ini akan sembuh dalam waktu satu minggu. Meskipun kebanyakan orang tidak akan menyadari sudah terkena penyakit ini
4. Mata bintang
Kelainan ini benar-benar sangat langka terjadi. Namun ada cerita seseorang yang pernah mengalami kelainan seperti ini. Sembilan bulan setelah berkelahi, seorang pria Austria pergi ke dokter mengeluh mengalami penglihatan yang memburuk. Ketika dokter memeriksanya, ia terkejut menemukan katarak berbentuk bintang sempurna. Menurut dokter, pukulan yang di arahkan ke mata dapat memicu gelombang kejut yang dapat menggangu struktur lensa.
Ini benar-benar kejadian yang sangat unik menurut dokter. Kemudian dokter menggunakan gelombang suara untuk menghapus katarak dan diganti dengan lensa. Kejadian serupa juga pernah terjadi pada tahun 2004 silam di California. Seorang teknisi listrik terkena sengatan listrik yang menyebabkan katarak membentuk bintang seperti pria Austria itu.
3. Heterochromia
Heterochromia adalah sebuah kondisi perbedaan warna antara mata yang kiri dan yang kanan. Sebagian besar kelainan ini terjadi karena faktor keturunan, namun beberapa juga dapat terjadi di kemudian hari. Dalam beberapa kasus, heterochromia tidak membuat dua mata berbeda warna secara keseluruhan. Beberapa orang memiliki dua warna yang sama namun agak sedikit kemerahan atau cokelat. Sedangkan dalam kasus yang lain, warna antara mata yang kiri dan kanan berbeda secara keseluruhan.
2. Polycoria
Orang yang menderita polycoria benar-benar memiliki dua pupil bahkan lebih dalam satu mata. Ini benar-benar kelainan yang paling langka di dunia, dan hingga sekarang penyebabnya masih belum diketahui. Kondisi ini tidak mempengaruhi kemampuan mata dalam hal penglihatan. Namun agak sedikit tidak nyaman ketika melihat cahaya yang sangat terang. Hal itu dibuktikan oleh seorang wanita Massachusetts yang memiliki lima pupil dalam satu matanya.
1. Haemolacria (menangis darah)
Haemolacria atau lebih dikenal dengan menangis darah mungkin menjadi salah satu kelainan pada mata paling langka sekaligus menyeramkan. Pada tahun 2009, seorang remaja bernama Calvino Inman mengalami menangis darah suatu hari. Ia pun langsung dilarikan ke rumah sakit dan melakukan serangkaian pemeriksaan seperti scan CT, MRI dan USG. Namun beberapa tes itu tidak membawakan hasil yang pasti untuk menguak penyebab haemolacria.
Selain Calvino, ada orang lain yang mengalami hal serupa, ia bernama Michael Spann. Awalnya Spann mengalami sakit kerasa di kepalanya, tiba-tiba pendarahan mulai muncul di matanya, hidung dan mulut. Semenjak saat itu, ia suka menangis darah setidaknya satu atau dua kali dalam seminggu. Meskipun penyebabnya masih belum diketahui, namun sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2004, mereka melihat empat orang penderita haemolacria sembuh dengan sendirinya tanpa perawatan medis.
5 Penemuan Bersejarah Oleh Anak Anak Paling Heboh Di Dunia - Jika
Anda mengira penemuan-penemuan penting hanya bisa dilakukan oleh para
pakar di bidangnya masing masing, seperti ahli biologi, paleontologi,
atau antariksa saja, Anda salah. Anak-anak pun juga dapat berkontribusi
aktif dalam ilmu pengetahuan. Meskipun dalam beberapa kasus penemuan
penemuan itu terjadi akibat ketidaksengajaan, tetapi tetap saja rasa
keingintahuan mereka yang tinggi membuat hal tersebut dapat terjadi.
Cara-cara baru dan inovatif yang hanya mungkin terpikirkan oleh anak anak juga berperan penting untuk menjadikan sebuah penelitian lebih mengena dan efektif. Tidak jarang penemuan penemuan tersebut begitu penting dalam sebuah cabang ilmu pengetahuan sehingga membuatnya semakin menghebohkan.
Berikut adalah 5 Penemuan Bersejarah Oleh Anak Anak Paling Heboh Di Dunia :
Gajah purba atau yang biasa disebut dengan Mastodon memang dikenal telah lama punah sejak 10.000 tahun yang lalu. Banyak peneliti yang akhirnya berusaha untuk menemukan jejak jejak gajah purba tersebut, mulai dari fosil atau sekedar habitat hidupnya. Uniknya, bukan seorang ahli paleontologi yang berhasil menemukan salah satu fosil penting dari monster tersebut, melainkan seorang anak laki-laki berusia 9 tahun asal Michigan, Amerika Serikat, di bulan April lalu.
Anak bernama Phillip Stoll, mengungkapkan bila dirinya tidak sengaja tersandung gigi Mastodon berukuran raksasa saat berjalan jalan. Phillip yang memang dikenal sebagai anak petualang di lingkungannya itu tersandung gigi berukuran 8 inci saat tengah menelusuri sungai kecil yang ada di dekat rumahnya. Phillip yang belum tahu itu adalah sebuah fosil membawanya ke rumah untuk dibersihkan. Di dorong rasa ingin tahu kuat, Phillip kemudian mencari tahu sendiri dan bertanya pada sang ibu tentang benda aneh yang ditemukannya.
Sang ibu, Heidi Stoll, turut membantu sang anak untuk mencari tahu informasi seputar gigi tersebut di dunia maya, hingga mereka bertemu dengan ahli reptil bernama James Harding. Profesor di Universitas Michigan itu langsung mengatakan bila yang mereka temukan adalah gigi dari Mastodon. Gajah purba tersebut ternyata dulunya adalah penghuni dari kawasan tersebut. Berkat penemuan tersebut, Phillip semakin serius untuk menggapai cita citanya sebagai seorang ahli paleontologi.
Anak anak dapat berperan aktif untuk menemukan sebuah hal penting juga berkat motivasi dari orang tua. Kira kira hal inilah yang terjadi pada Elen Filler, seorang gadis kelas tujuh dari California. Bingung mencari topik menarik untuk pameran sains di sekolahnya, Elen mendapat tantangan dari sang ayah yang juga merupakan seorang ahli penyakit menular, untuk mencari tahu habitat alami dari jamur berbahaya Cryptococcus gattii.
Selama belasan tahun, jamur ini sering membuat orang di kawasan selatan California menderita infeksi yang terkadang menyebabkan penderitanya sekarat. Namun, setelah menjalankan pencarian selama bertahun tahun, para peneliti tidak berhasil menemukan habitat jamur tersebut ketika bersentuhan dengan manusia. Semua berubah setelah Elen berhasil menemukan habitat dari jamur Cryptococcus gattii yang ternyata terdapat di tiga jenis pohon yang hidup di kawasan tersebut.Salah satu dari pohon tersebut bukan tumbuhan asli Amerika, melainkan impor dari Selandia Baru.
Tetapi, upaya penemuan tersebut tidaklah mudah, Elen harus meneliti banyak jenis pohon di Los Angeles dan mencocokkannya dengan sampel dari pasien penderita infeksi Cryptococcus gattii. Bahkan, dia harus melakukan analisa berdasarkan data dari pasien yang terjangkit 12 tahun yang lalu. Berkat penemuan Elen tersebut, kini pihak terkait lebih dapat mengontrol penyebaran si jamur Cryptococcus gattii serta memberikan peringatan untuk para wisatawan atau penduduk agar tidak mudah kontak dengan pohon pohon yang menjadi habitat jamur Cryptococcus gattii.
Masa liburan juga dapat menjadi sarana terbaik bagi anak untuk mengeksplorasi lingkungan sekitar. Bulan Agustus lalu, seorang anak berumur 10 tahun bernama Noah Cordle tidak sengaja menemukan sebuah artefak penting saat liburan musim panas. Noah menemukan sebuah mata panah saat tengah berjalan di pantai New Jersey, Amerika. Ternyata mata panah tersebut bukan mata panah sembarangan, karena diduga berasal dari masa 10.000 tahun yang lalu.Kepastian umur dan fungsi sari mata panah yang terbuat dari batu tersebut terkuak setelah Noah dan keluarganya menghubungi pusat arkeologi di New Jersey.
Pimpinan dari tempat tersebut, Greg Lattanzi, menyatakan bila mata panah temuan Noah biasa digunakan oleh manusia purba yang menjadi penduduk asli Amerika atau bangsa Paleo Indian. Paleo Indian memanfaatkan mata panah tersebut untuk berburu ikan dan burung sekitar 8000 hingga 11.000 tahun yang lalu. Pihak Lattanzi menambahkan bila penemuan mata panah seperti milik Noah merupakan hal yang sangat langka. Artefak artefak seperti itu biasanya ditemukan oleh para arkeolog ahli, bukan anak-anak.
Tahun lalu mungkin menjadi tahun yang tidak akan pernah dilupakan oleh Nathan Gray, seorang anak berusia 10 tahun asal Kanada. Pada bulan November tahun lalu, dia dinobatkan sebagai penemu Supernova termuda dalam sejarah. Pencapaian yang cukup fantastis tersebut berhasil Nathan torehkan dengan sedikit bantuan dari sang ayah, Dave Lane. Lane sendiri adalah pemilik sekaligus operator dari pusat observasi Abbey Ridge di daerah Nova Scotia.
Nathan mengatakan bila upaya penemuan Supernova pertamanya tersebut tidaklah mudah. Dia harus mengamati langit malam selama 6 bulan sebelum akhirnya melihat ledakan dahsyat yang biasa terjadi pada bintang yang telah kehabisan bahan kabarnya tersebut. Ledakan Supernova tersebut digambarkan oleh Nathan sebagai sebuah bintang yang tengah berkedip. Untuk memastikan apabila penemuan Nathan tersebut benar sebuah Supernova, Badan Antariksa Kanada harus menggunakan teleskop yang jauh lebih besar untuk memeriksanya.
Uniknya, Nathan bukanlah anak pertama dari keluarga tersebut yang berhasil menemukan Supernova di usia muda. Sebelumnya, kakak perempuan dari Nathan juga berhasil menemukan Supernova. Namun, usia Nathan saat menemukan Supernova tersebut 33 hari lebih muda dari pada sang kakak saat pertama kali melihat fenomena astronomi langka tersebut.
Mata anak anak terkenal cukup awas, terutama terkait hal-hal yang menarik minat mereka. Hal tersebut bisa menjadi sangat berguna bila minat dari anak tersebut di bidang arkeologi. Tingkat keawasan yang tinggi terhadap lingkungan sekitar membuat Kevin Terris dapat menemukan fosil dari dinosaurus yang kemudian diketahui dari spesies Parasaurolophus. Dinosaurus Parasaurolophus adalah hewan purba pemakan tumbuhan dengan tubuh mirip T-rex yang memiliki tulang memanjang dari kepalanya.
Untuk dapat menemukan keseluruhan tulang Parasaurolophus tersebut, Kevin yang pada tahun 2009 masih tercatat sebagai salah satu murid SMA di Los Angeles dibantu oleh seorang ahli paleontologi, Andrew Farke. Mereka baru melakukan penggalian menyeluruh setelah Kevin menemukan tangan dan tengkorak dari dinosaurus tersebut. Fosil lengkap temuan Kevin tersebut dianggap sebagai fosil Parasaurolophus muda terkecil dan terlengkap yang berhasil ditemukan. Berkat penemuan ini, kini ahli paleontologi dapat lebih memahami pertumbuhan Parasaurolophus, termasuk tulang kepala yang menjadi ikonnya.
Cara-cara baru dan inovatif yang hanya mungkin terpikirkan oleh anak anak juga berperan penting untuk menjadikan sebuah penelitian lebih mengena dan efektif. Tidak jarang penemuan penemuan tersebut begitu penting dalam sebuah cabang ilmu pengetahuan sehingga membuatnya semakin menghebohkan.
Berikut adalah 5 Penemuan Bersejarah Oleh Anak Anak Paling Heboh Di Dunia :
1. Penemuan gigi gajah purba
Gajah purba atau yang biasa disebut dengan Mastodon memang dikenal telah lama punah sejak 10.000 tahun yang lalu. Banyak peneliti yang akhirnya berusaha untuk menemukan jejak jejak gajah purba tersebut, mulai dari fosil atau sekedar habitat hidupnya. Uniknya, bukan seorang ahli paleontologi yang berhasil menemukan salah satu fosil penting dari monster tersebut, melainkan seorang anak laki-laki berusia 9 tahun asal Michigan, Amerika Serikat, di bulan April lalu.
Anak bernama Phillip Stoll, mengungkapkan bila dirinya tidak sengaja tersandung gigi Mastodon berukuran raksasa saat berjalan jalan. Phillip yang memang dikenal sebagai anak petualang di lingkungannya itu tersandung gigi berukuran 8 inci saat tengah menelusuri sungai kecil yang ada di dekat rumahnya. Phillip yang belum tahu itu adalah sebuah fosil membawanya ke rumah untuk dibersihkan. Di dorong rasa ingin tahu kuat, Phillip kemudian mencari tahu sendiri dan bertanya pada sang ibu tentang benda aneh yang ditemukannya.
Sang ibu, Heidi Stoll, turut membantu sang anak untuk mencari tahu informasi seputar gigi tersebut di dunia maya, hingga mereka bertemu dengan ahli reptil bernama James Harding. Profesor di Universitas Michigan itu langsung mengatakan bila yang mereka temukan adalah gigi dari Mastodon. Gajah purba tersebut ternyata dulunya adalah penghuni dari kawasan tersebut. Berkat penemuan tersebut, Phillip semakin serius untuk menggapai cita citanya sebagai seorang ahli paleontologi.
2. Penemuan habitat jamur mematikan Cryptococcus gattii
Anak anak dapat berperan aktif untuk menemukan sebuah hal penting juga berkat motivasi dari orang tua. Kira kira hal inilah yang terjadi pada Elen Filler, seorang gadis kelas tujuh dari California. Bingung mencari topik menarik untuk pameran sains di sekolahnya, Elen mendapat tantangan dari sang ayah yang juga merupakan seorang ahli penyakit menular, untuk mencari tahu habitat alami dari jamur berbahaya Cryptococcus gattii.
Selama belasan tahun, jamur ini sering membuat orang di kawasan selatan California menderita infeksi yang terkadang menyebabkan penderitanya sekarat. Namun, setelah menjalankan pencarian selama bertahun tahun, para peneliti tidak berhasil menemukan habitat jamur tersebut ketika bersentuhan dengan manusia. Semua berubah setelah Elen berhasil menemukan habitat dari jamur Cryptococcus gattii yang ternyata terdapat di tiga jenis pohon yang hidup di kawasan tersebut.Salah satu dari pohon tersebut bukan tumbuhan asli Amerika, melainkan impor dari Selandia Baru.
Tetapi, upaya penemuan tersebut tidaklah mudah, Elen harus meneliti banyak jenis pohon di Los Angeles dan mencocokkannya dengan sampel dari pasien penderita infeksi Cryptococcus gattii. Bahkan, dia harus melakukan analisa berdasarkan data dari pasien yang terjangkit 12 tahun yang lalu. Berkat penemuan Elen tersebut, kini pihak terkait lebih dapat mengontrol penyebaran si jamur Cryptococcus gattii serta memberikan peringatan untuk para wisatawan atau penduduk agar tidak mudah kontak dengan pohon pohon yang menjadi habitat jamur Cryptococcus gattii.
3. Penemuan mata panah berusia 10.000 tahun
Masa liburan juga dapat menjadi sarana terbaik bagi anak untuk mengeksplorasi lingkungan sekitar. Bulan Agustus lalu, seorang anak berumur 10 tahun bernama Noah Cordle tidak sengaja menemukan sebuah artefak penting saat liburan musim panas. Noah menemukan sebuah mata panah saat tengah berjalan di pantai New Jersey, Amerika. Ternyata mata panah tersebut bukan mata panah sembarangan, karena diduga berasal dari masa 10.000 tahun yang lalu.Kepastian umur dan fungsi sari mata panah yang terbuat dari batu tersebut terkuak setelah Noah dan keluarganya menghubungi pusat arkeologi di New Jersey.
Pimpinan dari tempat tersebut, Greg Lattanzi, menyatakan bila mata panah temuan Noah biasa digunakan oleh manusia purba yang menjadi penduduk asli Amerika atau bangsa Paleo Indian. Paleo Indian memanfaatkan mata panah tersebut untuk berburu ikan dan burung sekitar 8000 hingga 11.000 tahun yang lalu. Pihak Lattanzi menambahkan bila penemuan mata panah seperti milik Noah merupakan hal yang sangat langka. Artefak artefak seperti itu biasanya ditemukan oleh para arkeolog ahli, bukan anak-anak.
4. Penemuan Supernova
Tahun lalu mungkin menjadi tahun yang tidak akan pernah dilupakan oleh Nathan Gray, seorang anak berusia 10 tahun asal Kanada. Pada bulan November tahun lalu, dia dinobatkan sebagai penemu Supernova termuda dalam sejarah. Pencapaian yang cukup fantastis tersebut berhasil Nathan torehkan dengan sedikit bantuan dari sang ayah, Dave Lane. Lane sendiri adalah pemilik sekaligus operator dari pusat observasi Abbey Ridge di daerah Nova Scotia.
Nathan mengatakan bila upaya penemuan Supernova pertamanya tersebut tidaklah mudah. Dia harus mengamati langit malam selama 6 bulan sebelum akhirnya melihat ledakan dahsyat yang biasa terjadi pada bintang yang telah kehabisan bahan kabarnya tersebut. Ledakan Supernova tersebut digambarkan oleh Nathan sebagai sebuah bintang yang tengah berkedip. Untuk memastikan apabila penemuan Nathan tersebut benar sebuah Supernova, Badan Antariksa Kanada harus menggunakan teleskop yang jauh lebih besar untuk memeriksanya.
Uniknya, Nathan bukanlah anak pertama dari keluarga tersebut yang berhasil menemukan Supernova di usia muda. Sebelumnya, kakak perempuan dari Nathan juga berhasil menemukan Supernova. Namun, usia Nathan saat menemukan Supernova tersebut 33 hari lebih muda dari pada sang kakak saat pertama kali melihat fenomena astronomi langka tersebut.
5. Penemuan fosil dinosaurus Parasaurolophus terlengkap
Mata anak anak terkenal cukup awas, terutama terkait hal-hal yang menarik minat mereka. Hal tersebut bisa menjadi sangat berguna bila minat dari anak tersebut di bidang arkeologi. Tingkat keawasan yang tinggi terhadap lingkungan sekitar membuat Kevin Terris dapat menemukan fosil dari dinosaurus yang kemudian diketahui dari spesies Parasaurolophus. Dinosaurus Parasaurolophus adalah hewan purba pemakan tumbuhan dengan tubuh mirip T-rex yang memiliki tulang memanjang dari kepalanya.
Untuk dapat menemukan keseluruhan tulang Parasaurolophus tersebut, Kevin yang pada tahun 2009 masih tercatat sebagai salah satu murid SMA di Los Angeles dibantu oleh seorang ahli paleontologi, Andrew Farke. Mereka baru melakukan penggalian menyeluruh setelah Kevin menemukan tangan dan tengkorak dari dinosaurus tersebut. Fosil lengkap temuan Kevin tersebut dianggap sebagai fosil Parasaurolophus muda terkecil dan terlengkap yang berhasil ditemukan. Berkat penemuan ini, kini ahli paleontologi dapat lebih memahami pertumbuhan Parasaurolophus, termasuk tulang kepala yang menjadi ikonnya.
Artikel Lainnya
USS Independence (LCS-2)
USS Independence (LCS-2) adalah
prototipe untuk kapal dari kelas Independence littoral combat ship, di
mana angkatan laut Amerika Serikat akan mempunyai kapal dari kelas ini
sebanyak 6 buah. Dan kapal ini diproduksi oleh konsorsium General
Dynamics untuk angkatan laut Amerika Serikat pada program littoral
combat ship. Dan kapal kelas USS Independence (LCS 2) ini akan bersaing
dengan Lockheed Martin yang merancang USS Freedom (LCS 1).
Kapal
ini merupakan kapal tempur angkut ringan yang dapat berperan dalam
berbagai kemampuan dengan cara pemasangan modul misi. Kapal dirancang
dengan bentuk trimaran yang dapat melaju dengan kecepatan lebih dari 40
knot ( 74 km/jam atau 46 mil/jam) dan saat ini telah diserahkan kepada
pihak angkatan laut Amerika Serikat pada akhir tahun 2009 yang lalu.
Desin dari USS Independence
(LCS-2) ini berdasarkan pada trimaran kecepatan tinggi (Benchijigua
Express) yang dibangun oleh Austral (Henderson Australia). Kapal
permukaan ini mempunyai panjang 127 meter dengan jumlah pelaut sebanyak
40 orang. Dan kapal ini sebenarnya masih dapat dipacu sampai kecepatan
50 knot ( 90 km/jam atau 60 mil/jam) dengan radius sejauh 10.000 mil
laut (19.000 km).
Kapal ini dapat
memuat muatan sampai volume 11.000 meter kubik dan untuk pesawat
helikopter tersedia dek seluas 1.030 meter persegi sehingga dapat
mendukung pengoperasian 2 helikopter SH-60 Sea Hawk, beberapa UAV atau
satu buah helicopter CH 53 Sea Stallion.
Kapal
ini juga membawa beberapa persenjataan sehingga mempunyai kemampuan
untuk membela diri. Namun demikian tidak seperti kapal tempur
tradisional yang lainnya yang membawa persenjataan tetap seperti meriam
dan peluru kendali. Modul misi kapal ini dapat disusun untuk satu paket
misi untuk suatu waktu. Modul dapat terdiri dari pesawat berawak,
pesawat tak berawak, off board sensor dan lain sebagainya.
USS
Independence (LCS-2) ini berintegrasi dengan LOS Mast, Sea Giraffe 3D
radar dan SeaStar Safire FLIR.Bagian samping dan depan bentuknya
menyudut untuk mengurangi profil radar. Sebagai tambahan yang berupa
helikopter dari keluarga H-60 yang berguna untuk angkut udara, SAR, anti
kapal selam, dan anti kapal permukaan dengan adanya rudal dan torpedo
yang dibawa oleh helikopter tersebut.
Sistem
pertahanan rudal Raytheon Evolved SeaRAM dipasang pada bagian atas atap
hangar. SeaRAM dikombinasikan dengan sensors dari Phalanx 1B close-in
weapon system dengan 11 peluncur peluru kendali untuk Rolling Airframe
Missile (RAM), dibuat sistem yang bekerja secara otomatis.
Northrop
Grumman pernah mendemontrasikan gabungan sensor baik on dan off-board
sistem di Integrated Combat Management System (ICMS) yang dipakai di
Independence.
Dan secara umum rincian spesifikasinya adalah sebagai berikut :
Nama : USS Independence (LCS-2)
Pembangun : Austal (Henderson, Australia)
Diluncurkan : 26 April 2008
Mulai beroperasi : 16 Januari 2010
Status : aktif mulai thun 2010.
Pangkalan : San Diego.
Karakteristik umum :
Kelas dan tipe : Independence, littoral combat ship
Berat : 2.176 ton kosong dan 2.784 ton penuh.
Panjang : 127,4 m (418 kaki).
Tinggi : 31.6 m (104 kaki)
Propulsion: 2× MTU
Friedrichshafen 20V 8000 Series diesel engines, 2x General Electric
LM2500 gas turbines[3], 2x American VULKAN light weight multiple-section
carbon fiber propulsion shaftlines, 4x Wärtsilä waterjets[4],
retractable bow-mounted azimuth thruster, 4× diesel generators
Speed: 44 knots (51 mph; 81 km/h)
Range: 4,300 nm at 18 knots
Capacity: 210 metric tons (206 long tons, 231 short tons)
Complement: 40 core crew (8 officers, 32 enlisted) plus up to 35 mission crew
Sensors and
processing systems:
* SAAB Sea GIRAFFE 3D air and surface search radar
* Sperry Marine BridgeMaster E navigational radar
* AN/KAX-2 electro-optical sensor with TV and FLIR
* Northrop Grumman ICMS (Integrated Combat Management System)
Electronic warfare
and decoys:
* ITT Corporation ES-3601 ESM system
* 4× SRBOC decoy launchers for chaff and infrared decoys
* BAE Systems NULKA active radar decoy system
Armament:
* 1x BAE Systems Mk 110 57 mm gun
* 4× .50-cal guns (2 aft, 2 forward)
* 1x Raytheon SeaRAM CIWS
* Other weapons as part of mission modules
Aircraft carried:
* 2× MH-60R/S Seahawk
* MQ-8 Fire Scout
Battleship kelas Richelieu
Richelieu merupakan gambaran
battleship sejati yang pernah dibangun Prancis. Kapal ini perwujudan
keputusan Paris pada tahun 1935 untuk membangun kapal perang besar yang
berbobot 35.000 ton. Berbeda dengan Dunkerque, tujuan pembangunan
Richelieu lebih condong kearah strategis ketimbang kebutuhan taktis
lapangan. Fungsinya difokuskan buat mengimbangi armada battleship yang
dibangun Negara-negara Eropa.
Secara
umum, desain Richelieu adalah versi pembesaran dari fast-battleship
kelas Dunkerque. Perkuatan dilakukan pada system proteksi. Hamper 37%
dari keseluruhan bobot tersita untuk membangun lapisan pertahanan kapal
yang dirancanguntuk menahan gempuran proyektil caliber 381 mm. biarpun
dek belakang cuma dihuni meriam-meriam sekunder dan antipesawat,
Prancis merasa perlu melengkapinya dengan menara pengarah. Posisi dibuat
segaris dengan cerobong mesin supaya asap tidak menerpa ruang pengarah.
Dihantam Inggris
Ketika
Prancis dikuasai Nazi Juni 1940 Richelieu berada dalam kondisi siap
diluncurkan. Oleh karena para awak berhasil membawanya kabur ke Dakar.
Sementara saudara kembarnya Jean Bart yang telah diluncurkan beberapa
bulan sebelum Nazi dating, buru-buru mencari tempat aman dati St.
Nazaire ke Casablanca.
Sebulan
setelah pelariannya, Richelieu menjadi target AL Inggris. Para petinggi
Sekutu takut kedua battleship jatuh ke tangan AL Nazi. Richelieu
mendapat serangan dari pesawat AL Inggris yang berpangkalan di kappa
induk HMS Hermes. Dalam serangan, sebuah torpedo berhasi menjebol
lambung dan mengakibatkan kapal tenggelam di perairan dangkal.
Kondisi
tadi tidak membuat Richelieu lumpuh total. Oleh karena Inggris lalu
mengirim armada kapal perang buat menggempur ulang. Salah satu kapal
yang terllibat adalah battleship HMS Resolutiaon. Beruntung serangan
kedua tak mengakhiri nasib Richelieu. Sebaliknya para pejuang Prancis
berhasil mengambil alih kapal dan memperbaiki, bahkan memperkuat
persenjataan antipesawat. Setelah sempat menjadi bagian dari kekuatan
Armada Timur AL Inggris, Richelieu dikembalikan ke Prancis. Kapal ini
sempat dilibatkan dalm konflik Indo-Cina dan baru dipensiiunkan dari
dinas aktif tahun 1956.
Nasib
Jean Bart sedikit banyak mirip dengan Richelieu. November 1942, kapal
ini dikeroyok armada kapal perang AL AS. Delapan proyektil caliber 16
inci (406mm) dari battleship USS Massachusetts sempat mampir ke dek Jean
Bart. Pasca perang Prancis berhasil membangun kembali Jean Bart dan
memakainya dalam konflik Terusan Suez, 1956. Kapal ini baru dipensiunkan
tahun 1961.
Klasifikasi : Battleship
Asal : Prancis
Populasi : 3 (Richelieu, Jean bart dan Clemenceau )
Mulai dibangun : 1935
Selesai : 1940-1952
Awak : 1.670 (Richelieu), 2.143 (Jean Bart)
Bobot tempur : 47.500 ton (Richelieu), 49.850 ton (Jean Bart)
Dimensi : panjang 248 m ; beam 33 m (Richelieu) 35.5 m ( Jean Bart) ; draught 10.7 m (Richelieu) 9.9 m (Jean Bart)
Propulasi : 6 tabung ua Indret ; turbin bersistem reduksi buatan Parson ; jumlah baling-baling 4 unit
Kemampuan : kecepatan 30-32 knot ; jarak jangkau 8.500 nm pada kecepatan 14 knot
Persenjataan
: 8 meriam 15 inci (380mm) ; Sembilan meriam Dual Purpose (DP) 6 ini
(152mm) ; 12 meriam antipesawat 3.9 inci (100mm) ; 16 kanon antipesawat
37mm ; delapan senapan mesin berat anti pesawat 13.2 mm
Battleship class New Mexico
Secara garis besar desain battleship
kelas New Mexico merujuk pada rancang bangun battleship kelas
Pennsylvania. Tentu saja pembangunannya tidak meniru 100%. Salah satu
bagian yang berbeda terletak pada senjata utama. Untuk yang satu ini
kelas New Mexico sudah mengandalkan meriam tipe terbaru, MK IV caliber
14 inci/5 cal (356mm). Selain senjata utama, urusan system proteksi
internal juga tergolong lebih baik daripada kelas Pennsylvania.
Bicara arsenal antipesawat,
peningkatan kemampuannya baru benar-benar terasa dasyhat ketika
dilakukan pembenahan menjelang Jepang menyerang Pearl Habor. Tercatat
setiap kali kapal mendapat imbuhan 36 sampai 56 pucuk kanon kalober 40mm
serta 14 sampai 44 pucuk kanon caliber 20mm. Masih tentang senjata
antipesawat, USS Idaho (BB42) punya keunikan tersendiri. Kapal ini
merupakan satu-satunya battleship kelas New mexico yang dilengkapi
meriam sekunder fungsi ganda (DP-Dual Purpose). Ada 10 pucuk meriam DP
caliber 5inci (127mm) yang terpasang dalam bentuk model laras tunggal.
Pasifik dan Atlantik
Pada
tahun 1942, Washington memindahkan New Mexico (BB40), Mississipi (BB41)
dan Idaho (BB42) ke Pasifik. Antara Mei sampai Juli 1943 ketiganya ikut
mendukun pendaratan Marinir AS ke kepulauan Aleutian. Mississipi
terlibat dalam pertempuran laut “Battle of Surigao” yang berlangsung di
teluk Leyte.
Pada fase awal PD II pecah, petinggi AL AS memakai ketiganya sebagai elemen penggemppur armada laut Sekutu di samudra Atlantik.
Selama
pertempuran di wilayah Pasifik ketiganya sempat mengalami kerusakan
lumayan serius akibat serangan udara maupun bunuh diri Kamikaze, Jepang
namun semuanya lolos dari perang hingga berakhir.
Spesifikasi
Klasifikasi : Battleship
Asal : AS
Populasi : 3 ( New Mexico (BB40), Mississipi (BB41) dan Idaho (BB42) )
Selesai : 1917-1919
Awak : 1.323 orang
Bobot tempur : 36.000 ton
Dimensi : panjang 190.2m ; beam 29.7m : draught 10.4m
Propulasi : 6 tabung uap Bureau Express ; turbin buatan Westinghouse ; jumlah baling-baling 4 unit
Kemampuan : kecepatan 21.5 knot
Persenjataan : 12meriam 14 inci (356mm) ; 12-20 meriam 5 inci (127mm) ; 4 meriam antipesawat 3 inci (76mm)
Korvet Visby
Visby adalah kapal perang kelas korvet
terbaru stealth yang akan dibangun untuk Angkatan Laut Swedia setelah
Göteborg dan korvet kelas Stockholm. Kapal perang korvet stealth ini,
dirancang oleh Bahan Pertahanan Swedia Administrasi (FMV) dan dibangun
oleh Kockum AB (anak perusahaan ThyssenKrupp Sistem Kelautan Jerman),
didasarkan pada pengalaman belajar dari kapal eksperimental HMS Smyge.
lambung kapal yang terdiri dari
inti PVC dengan serat karbon dan vinyl laminate. Bahan ini berkekuatan
kekuatan tinggi, berat badan ringan, ketahanan yang baik, radar rendah
dan tanda tangan magnetis. desain sudut Its lanjut mengurangi deteksi
oleh radar. Kapal itu juga meminimalkan potensi tanda tangan dan
magnetik bawah air listrik, tanda tangan tekanan, serta sinyal yang
dipancarkan secara aktif.
Tenaga penggerak
Visby
dilengkapi dengan kombinasi diesel dan gas (CODAG) turbin. Empat
Honeywell TF 50 turbin gas dan dua motor N90 MTU 16V 2000 diesel
menyambung ke dua kotak roda gigi yang menjalankan dua Kamewa (anak
perusahaan Rolls-Royce) propulsors waterjet. Kapal itu menggunakan
kemudi dan bowthrusters untuk manuver pelabuhan. Mendorong motor kapal
di 35kt jarak pendek, dan 15kt jarak jauh.
Perintah dan Kontrol
Perintah,
kontrol dan sistem komunikasi, yang dikenal sebagai C3 CETRIS, terdiri
dari Sistem Saab 9LV mk3E memerangi sistem manajemen, keputusan tiang
dukungan bantuan dan sistem komunikasi yang terintegrasi. The 9LV mk3
didasarkan pada arsitektur sistem terbuka dan menggunakan sistem operasi
Windows NT.
Sistem komunikasi, dikembangkan
oleh perusahaan Denmark Maersk Data Pertahanan (sebelumnya Infokom)
bersama-sama dengan Karlskrona, memiliki kapasitas tinggi komunikasi
digital switch yang interkoneksi suara dan saluran komunikasi data.
Sistem ini menyediakan komunikasi internal atau garis konferensi terbuka
dan akses untuk komunikasi eksternal dengan berbagai link dan jaringan
radio berbasis darat.
Senjata
Korvet
Visby ini dilengkapi dengan delapan 15 MK2 anti-kapal rudal RBS Saab
Bofors Dynamics. Mk3 rudal anti-kapal. Mereka juga membawa suite ASW
127mm roket peluncur granat bertenaga, biaya kedalaman dan torpedo. Ada
tiga tabung torpedo 400mm tetap untuk Saab Underwater Sistem Tp 45
homing torpedo anti-kapal selam.
Visby's Bofors SAK 70 57mm
memiliki sistem loading otomatis yang berisi 120 butir peluru . Hal ini
dapat hingga 20 ronde menit untuk jangkauan maksimum 17.000 m, laras
meriam juga dapat dilipat ke menara untuk mengurangi bagian silang.
Sensor dan Penanggulangan
The
Visby menggunakan sistem Saab Bofors ROVs Underwater (kendaraan jarak
jauh dioperasikan) dan Atlas Elektronik Seafox ROV, untuk berburu
tambang dan pembuangan.
Saab Sistem microwave
(sebelumnya Ericsson) Sea Giraffe AMB 3D C-band radar multi-peran
memberikan udara dan permukaan surveilans dan pelacakan dan indikasi
target untuk sistem senjata. Ini fitur teknologi 3D multi-beam tangkas
dan dapat menangani berbagai ancaman hingga 20.000 m (65.000 kaki) di
ketinggian hingga 70 °.
ECCM (electronic counter
countermeasures) kemampuan termasuk sidelobes antena ultra-rendah.
Antena memiliki tingkat perputaran 30rpm untuk surveilans dan 60rpm
untuk pertahanan udara.Ada juga sebuah permukaan I-band pencarian dan I /
J-band radar api kontrol.
CS-3701 radar sistem surveilans
taktis (TRSS) dari EDO Reconnaissance & Surveillance Systems
menyediakan tindakan dukungan elektronik (ESM) dan radar penerima
peringatan (RWR) fungsi.
Spesifikasi Kunci
* Crew - 43
* Hull Desain - FRP Sandwich
* Panjang - 72m
* Panjang Antara Perpendiculars - 61.5m
* Lebar - 10.4m
* Draught - 2,4
* Displacement Ketika Penuh Dilengkapi - 600t
* Kecepatan - 35kt
Battleship Kelas Caio Duilio
Kelas Caio Duolio dibangun dari basis
battleship Droudnought pertama Italia dari kelas Dante Alighieri. Sesuai
dengan perkembangan kebutuhan pada era 1910-an AL Italia merasa perlu
membangun kapal perang berukuran besar. Untuk itulah mereka lantas
mencomot kelas Dante Alighieri sebagai basis pembangunan. Tercatat ada
dua kelas yang coba dikembangkan yaitu Caio Duilio dan Conte di Cavour.
Keduanya berhasil lolos dari kerusakan selama PD 1. Pada era 1930-an
Pemerintah Italia menggelar proses modernisasi bagi Caio Duilio dan
Conte di Cvour namun yang duluan selesai adalah Caio Duilio.
Beberapa oin perombakan yang
diterapkan baik di Caio Duilio dan Conte di Cavour selanjutnya
diterapkan pada battleship Italia kelas Littorio. Biarpun dikerjakan
bareng namun bila disimak sebenarnya ada sejumlah perbedaan fasilitas
tambahanada kedua battleship. Perbedaan yang paling mudag diketahui
adalah komposisi dan penempatan senjata sekunder serta meriam
antipesawat. Sebagai gambaran, pada Cavour senjata sekunder mengandalkan
meriam caliber 4-7 inci [120 mm] dan ditempatkan pada sisi samping
kapal. Sementara untuk Caio Duilio posisi yang sama dihuni oleh meriam
berkaliber lebih besar yaitu 5.3 inci [135 mm].
Bergerak kesoal senjata anti
pesawat, pada Cavour mengandalkan meriam berkonfigurasi ganda dengan
caliber 100mm. konfigurasi ini berubah pada Caio Duilio dan Andrea
Doria. Fungsi meriam caliber 100 mm digantikan oleh 10 pucuk meriam
caliber lebih rendah yaitu 305 inci [90 mm]. selain persenjataan, pada
tampilan fisik juga terdapat sedikit perubahan. Bila dilihat, struktur
kubah anjungan terasa lebih tinggi dibandingkan dengan Cavour.
Menyerang Inggris
Beruntung bagi AL Italia saat
pecah PD II program modernisasi battleship kelas Caio Duilio rampung dan
diluncurkan dari galangan Juni 1940. Sementara Andrea Doria selesai
Oktober 1940. Berkat Caio Duilio, September 1940 armada AL Italia
melaksanakan serbuan terhadap konvoi armada Al Inggris dikawasan
Mediterania. Dua bulan kemudian Caio Duilio mengalami kerusakan parah
akibat serangan udara dari pesawat AL Inggris yang berpangkalan dikapal
induk di Taranto.
Pembenahan dilakukan kemudian
dan kapal aktif dalam armada AL Italia. Antara Desember 1941 dan Januari
1942, Caio Duilio dan Andrea Doria dikerahkan untuk mengawal konvoi
iring-iringan suplai militer Italia ke kawasan Afrika Utara. Februari
1942keduanya diikutkan dalam serangan yang gagal ke armada AL Inggris
disekitar Malta.
Pertengahan PD II kekompakkan
Pakta Aksis mulai pecah. Pihak Nazi menganggap Italia termasuk kekuatan
militernya tidak becus. Hal ini langsung berpengaruh pada kesiapan
armada AL Italia. Maret 1942 Caio Duilio dan Andrea Doria ditarik dari
dinas aktif. Keduanya ikut diserahkan ketangan Sekutu saat Italia resmi
menyerah September 1943 setahun kemudian tepatnya Juni 1944 kedua
battleship dikembalikan dan digunakan Italia sebagai kapal latih. Baik
Caio Duilio maupun Andrea Doria resmi dihapus pada era 1950-an.
Spesifikasi
Klasifikasi : battleship
Asal ; Italia
Populasi : 2 (Caio Duilio dan Andrea Doria)
Mulai dibangun : 1934-1940
Jumlah awak : 1.485
Bobot standar : 26.430-25.930 ton; bobot tempur 29.930-28.880 ton
Dimensi : panjang 186.9 m; beam 28 m; draught 8.9 m
Propulasi ; 8 tabung uap buatan Yarrow; jumlah baling-baling 2 unit
Kapasitas bahan bakar ; lebih dari 2.000 ton
Kemampuan : kecepata 27 knot; jarak jangkau 3.573 nm pada kecepatan 12 knot
Persenjataan
; 10 meriam caliber 12,6 inchi [320 mm]; 12 meriam caliber 5.3 inchi
[135 mm]; 10 meriam antipesawat caliber 3.5 indhi [90 mm]; 15 meriam
antipesawat caliber 37 mm; 16 meriam antipesawat caliber 20mm.
Fregat kelas Gepard 3.9
Kapal ini bermula dari rancangan
Biro Perancang Kapal Zelenodolsk (ZPKB) di Tatarstan, Rusia untuk
mengembangkan kapal fregat bagi Angkatan Laut Rusia dengan nama project
1166.1 yang berlangsung pada tahun 1998. Kapal pertama Tatarstan
(SKR-691) bergabung dengan Angkatan Laut Rusia pada tahun 2002. Setelah
itu versi ekport dimunculkan dengan nama Gepard 3.9.
Kapal dengan bobot penuh 2.100
ton dan panjang total 102 m ini memakai sistim penggerak tipe CODOG
(combination diesel or gas turbine) yang dapat menghantarkan kapal
melaju dengan kecepatan maksimal 28 knot dan kecepatan jelajah 18 knot.
Fregat ini dilengkapi radar
Pozitiv-ME1 (antenanya berbasis tehnologi phased array) jenis
air/surface target acquisition radar yang mampu melacak keberadaan semua
jenis sasaran di permukaan laut dan udara dengan jangkauan deteksi
maksimum 110 km. Kapal ini juga dilengkapi radar SP-521 Rakurs system
dengan teknologi optis-elektronik yang mampu melacak dan mengunci
sasaran yang berada di permukaan laut, udara dan di tepi pantai dengan
profil radar amat kontras (radar-contrast shore based target). Radar
akan memindai segala macam sasaran dengan cara berputar ke segala
penjuru dan dipersenjatai dengan kanon utama AK-176M kaliber 76,2mm yang
dapat menembak dengan kecepatan 130 peluru/menit dengan jangkauan 15,7
km.
Rudal permukaan ke permukaan
adalah 2x4 KH-35E/Uran E yang dapat menjangkau sasaran di permukaan laut
pada jarak maksimum 130 km dengan kecepatan mach 0,8.
Kapal ini dilengkapi dengan
sistem pertahanan diri berupa 1 set Palma CIWS yang dapat diperlengkapi
dengan rudal anti pesawat udara. Satu set sistim Palma terdiri dari dua
kanon gatling otomatik 30 mm AO-18KD berlaras enam dan delapan rudal
anti-pesawat 9M337 SOSNA-R. Kanon tersebut berkecepatan tembak 10.000
peluru/menit dan dapat menjangkau sasaran hingga 5 km, sementara rudal
dengan kecepatan mach 3,61 dapat menjangkau sasaran pada jarak 8 km
dengan ketinggian maksimal 3,5 km.
Dua kanon AK-630M gatling
berlaras enam dengan kaliber 30mm turut melengkapi kapal ini yang dapat
dipakai untuk sasaran laut dan udara. Kanon kecepatan tembak 5.000
peluru/menit dan mampu menembak dengan jarak jangkau 4–5 km.
Untuk peperangan anti kapal
selam, fregat ini dilengkapi dengan dua peluncur torpedo kelas berat
533mm yang masing-masing terdiri dari 2 torpedo. Belum jelas apakah
Vietnam akan menggunakan torpedo tipe SET-65KE (electrically-driven
homing torpedoes) berdaya jangkau 16 km atau TEST-71-ME-NK
(electrically-driven remotely controlled homing torpedoes) berdaya
jangkau 20 km.
Versi Rusia fregat ini
dilengkapi roket RBU-6000 dengan 12 tabung pelontar amunisi roket RPK-8
kaliber 212 mm, sistim roket ini dapat menghabisi kapal selam dengan
jarak maksimal 4,3 km dengan kedalaman 1 km atau torpedo dengan jarak
sama pada kedalaman 4 – 10 m.
Untuk melengkapi peperangan anti
kapal selam, fregat ini dapat dilengkapi dengan helikopter anti kapal
selam berjenis Ka-28 yang telah disiapkan beserta hanggarnya.
Untuk
peperangan elektronika, fregat ini dilengkapi pengacak sinyal radar
MP-407E (bekerja secara aktif) dan sistim pengecoh PK-10 (bekerja secara
pasif) terdiri dari 4x10 peluncur.
Versi Rusia fregat ini juga
dilengkapi alat hidroakustik Zmey. Alat pengecoh ini akan menciptakan
tiruan medan kebisingan sinyal kapal dan dapat mengacak frekuensi sinyal
radar yang diemisikan oleh torpedo atau kapal selam lawan.
HMS Hood
Ide untuk membangun Hood setahun
sebelum pertempuran laut Jutland terjadi. Tepatnya pada 1913, Dewan
Petinggi AL Kerajaan Inggris memutuskan membangun kapal perang baru. Ada
dua syarat yang wajib dipatuhi yaitu mampu dipasangi meriam dengan
caliber 15 inci (381 mm) dan mampu melaju hingga mencapai 33 knot. Agar
kedua syarat dapat dipenuhi maka terpaksa mengorbankan proteksi di
bagian atas dek.
Pada awalnya
Inggris membangun 4 kapal sejenis namun setelah desain rampung ,London
membatalkan niat tersebut. Ssaat membangun Hood merupakan
capital-cruiser. Dilihat dari kesaktian yang dimilikinya, kapal ini
sebenarnya lebih pantas digolongkan sebagai battleship cepat.
Melawan Bismarck
Hood
masih merupakan capital-ship terbesar dan tercepat saat PD II pecah.
September 1939 ketika Nazi Jerman melancarkan serangannya ke Polandia,
AL Inggris memasang Hood sebagai flag ship dari unit Battlecruiser
Squadron, Home Fleet.
Maret 1940 para petinggi AL
Inggris memutuskan untuk melakukan sedikit perombakan pada kapal. Selama
hamper dua bulan lamanya kapal ini bermukim did ok kering. Perubahan
paling mendasar berupa penghapusan seluruh meriam caliber 5,5 inci (140
mm). sebagai gantinya Inggris menyomot tiga buah unit meriam caliber 4
inci (102 mm).
Juni 1940 Hood memasuki jajaran
gugus tugas Force-H dan berperan sebagai flag-ship serta dipimpin oleh
Vice-Admiral ( setara Laksamana Madya) Somerville dimana ditugasi
mengepung armada kapal perang AL Prancis yang berkumpul di
Mers-el-Kebir.
Bersama battleship
HMS Prince of Wales ditugasi menyergap battleship Jerman yaitu KMS
Bismarck dan Prinz Eugen. Pada tanggal 24 Mei 1941 terjadi pertempuran.
Hood terkena tembakan dari kapal penjelajah Jerman terlebih dahulu.
Selanjutnya tembakan salvo dari KMS Bismarck diluncurkan dari meriam
utama menghabisi karir Hood. Lambung kapal terbelah menjadi dua dan
menyedot hamper semua awak. Hanya 3 orang yang selamat.
Spesifikasi
Klasifikasi : battlecruiser
Asal : Inggris
Mulai dibangun : 1916
Rampung : 1920
Awak : 1.421 (tahun 1941)
Dimensi : anjang 262,2m ; beam 31,8m ; drought 9,7m
PROPULASI : 24 tabung uap model kompak buatan Yarrow; turbin bergigi tunggal buatan Brown-Curtis; jumlah baling-baling 4 buah
Persenjataan
: 8 meriam 15 inci (381 mm) ; 12 meriam 5,5 inci (140 mm) ; 8 meriam
dual-purpose 4 inci (102mm) ; 24 meriam anti pesawat 2 pdr : 16 senapan
mesin 12,7mm ; 4 tabung torpedo 533mm (21inci)
Kapal patroli HQ-272 kelas TT400TP
Galangan kapal Hong Ha
menyerahkan kapal perang pertama buatan Vietnam ke Angkatan Laut Vietnam
(Hải quân nhân dân Việt Nam) di Hai Phong, Senin (16/1) . Kapal patroli
meriam kelas TT-400TP pertama diberi nama HQ 272 dipesan oleh
Kementrian Pertahanan.
Kapal patroli meriam kelas
TT-400TP (TT = Tuần Tra/Patroli; 400 = diatas 400 ton; TP = Tàu Pháo =
Kapal meriam) mempunyai empat tugas;
1. Menghancurkan seluruh kapal amphibi dan korvet musuh;
2. Menjaga pangkalan, armada amphibi, armada pendukung operasi kapal dalam pergelaran kekuatan dan menindai ranjau;
3. Menjaga kapal dagang di laut;
4. Serta sebagai kapal pengintai taktis di laut.
Spesifikasi:
1. 1x kanon 76 mm AK-176
2. 1x kanon 30 mm AK - 630,
3. Panjang kapal 54,16 meter;
4. Lebar kapal 9,16 meter;
5. Kecepatan maksimum 32 knot;
6. Waktu operasi 30 hari;
7. Jarak jelajah 2500 mil laut.
Sumber : http://beritahankam.blogspot.com/2012_01_15_archive.html
Piranha, kapal perang tanpa awak berbahan Nanomaterial
![]() |
Kita sudah sering mendengar atau membaca tentang UAV (Unmanned Aerial
Vehicle), sebutan yang digunakan untuk pesawat yang mampu beroperasi
atau terbang tanpa awak / pilot. Tapi bagaimana dengan USV (Unmanned
Surface Vehicle)? Ini sebutan untuk kendaraan permukaan (tanah dan laut)
yang mampu berjalan atau bergerak tanpa pengemudi.
Zyvex mungkin bisa jadi perusahaan pertama di dunia yang mengembangkan
kapal tanpa awak (USV) dari bahan Nanomaterial. Perusahaan yang
sebenarnya lebih banyak bergerak di bidang nano-teknologi ini telah
mengembangkan kapal militer tanpa awak yang dinamakan Piranha.
Pada November 2011 lalu, Zyvex mengumumkan bahwa kapal USV rancangan
mereka sudah menjadi prototype yang lengkap. Byron Nutley, Vice
President pada divisi Zyvex Marine, mengklaim bahwa Piranha adalah
satu-satunya kapal di dunia yang terbuat dari bahan Nanomaterial. Tapi
apakah Piranha memang sebuah kapal USV yang dilengkapi teknologi
tercanggih, dan apa kapal ini memang dibutuhkan oleh pihak Angkatan
Laut?
Menurut info yang beredar, prototype Kapal USV Piranha masih
jauh dari konsep awal. Kapal ini masih menggunakan Arovex, serat karbon
ringan yang lebih menjanjikan peningkatan efisiensi dibanding bahan
aluminium dan fiberglass. Hasil test prototype menunjukkan bahwa kapal
dengan panjang 54 kaki ini hanya mengkonsumsi 45,4 liter bahan bakar per
jam pada kecepatan jelajah 24 knot (44 km/jam). 75% lebih hemat
dibandingkan kapal konvensional yang masih sekelas yang membutuhkan
konsumsi bahan bakar 189 liter per jam. Artinya, Piranha mampu menempuh
jarak 10 kali lebih jauh dibanding kapal biasa.
Dalam skala prototype yang lebih besar, bagi militer, kendaraan yang
mampu menghemat bahan bakar dalam jumlah besar bisa menjadi keunggulan
strategis yang signifikan. Terlebih untuk operasional militer jarak
jauh. Dalam sebuah pernyataan, Zyvex menyampaikan : "Sejauh ini Angkatan
Laut dan pemasok peralatan lebih memilih membangun USV dengan bahan
dari karet, aluminium, dan fiberglass. Ini memang pilihan yang bagus,
tapi masih kurang. Jika USAF dan RAF dapat mengendalikan pesawat tempur
yang terbang di Afganistan dari sebuah ruangan di Nevada, lalu mengapa
US Navy dan Coast Guard tidak dapat menyelesaikan misi-misi kapal
patrolinya yang sepenuhnya dioperasikan dari jarak jauh?"
Zyvex Marine juga menyampaikan bahwa mereka tidak hanya menawarkan Piranha kepada
pihak Angkatan Laut. Perusahaan ini sudah mengumumkan 2 platform baru
yang merupakan pengembangan lebih lanjut dari kapal USV Piranha, yaitu
LRV-11 dan LRV-17, yang keduanya akan ditawarkan dalam konfigurasi
berawak dan tanpa awak. Tapi masih belum ada penjelasan tentang bentuk
dan spesifikasi kedua model kapal itu.
Pihak Zyvex menegaskan bahwa kapal ultra-modern akan menjadi era baru
supremasi Angkatan Laut dimana penggunaan kapal konvensional yang
biasanya dalam jumlah besar dinilai terlalu mahal dan juga sudah tidak
diinginkan lagi. Kapal ultra-modern dengan kemampuan gerak yang lebih
cepat dan gesit lebih dibutuhkan untuk mengantisipasi ancaman yang
biasanya datang dari para pembajak, pelarian dan teroris bersenjata.
Mungkin karena alasan ini Zyvex hendak menunjukkan bahwa kapal USV
produksinya akan sangat berperan dalam pengawalan pelayaran dan patrol
jarak jauh. Kapal USV juga dapat digunakan untuk sebuah pengintaian
sebelum meluncurkan rudal Helfire atau torpedo Mark 54.
Zyvex menyampaikan memang banyak misi kendaraan tempur yang masih
membutuhkan campur tangan manusia karena banyak orang yang masih
menginginkan kondisi seperti itu. Tapi konsep kapal USV Piranha lebih
memiliki kecepatan dan kegesitan yang bisa menukar terbuangnya banyak
waktu yang dibutuhkan oleh kapal konvensional untuk bisa secepatnya
menuju tempat yang dibutuhkan.











