Newest Post
// Posted by :akbar yusuf vandim
// On :Kamis, 25 September 2014
Battleship kelas Richelieu
Richelieu merupakan gambaran
battleship sejati yang pernah dibangun Prancis. Kapal ini perwujudan
keputusan Paris pada tahun 1935 untuk membangun kapal perang besar yang
berbobot 35.000 ton. Berbeda dengan Dunkerque, tujuan pembangunan
Richelieu lebih condong kearah strategis ketimbang kebutuhan taktis
lapangan. Fungsinya difokuskan buat mengimbangi armada battleship yang
dibangun Negara-negara Eropa.
Secara
umum, desain Richelieu adalah versi pembesaran dari fast-battleship
kelas Dunkerque. Perkuatan dilakukan pada system proteksi. Hamper 37%
dari keseluruhan bobot tersita untuk membangun lapisan pertahanan kapal
yang dirancanguntuk menahan gempuran proyektil caliber 381 mm. biarpun
dek belakang cuma dihuni meriam-meriam sekunder dan antipesawat,
Prancis merasa perlu melengkapinya dengan menara pengarah. Posisi dibuat
segaris dengan cerobong mesin supaya asap tidak menerpa ruang pengarah.
Dihantam Inggris
Ketika
Prancis dikuasai Nazi Juni 1940 Richelieu berada dalam kondisi siap
diluncurkan. Oleh karena para awak berhasil membawanya kabur ke Dakar.
Sementara saudara kembarnya Jean Bart yang telah diluncurkan beberapa
bulan sebelum Nazi dating, buru-buru mencari tempat aman dati St.
Nazaire ke Casablanca.
Sebulan
setelah pelariannya, Richelieu menjadi target AL Inggris. Para petinggi
Sekutu takut kedua battleship jatuh ke tangan AL Nazi. Richelieu
mendapat serangan dari pesawat AL Inggris yang berpangkalan di kappa
induk HMS Hermes. Dalam serangan, sebuah torpedo berhasi menjebol
lambung dan mengakibatkan kapal tenggelam di perairan dangkal.
Kondisi
tadi tidak membuat Richelieu lumpuh total. Oleh karena Inggris lalu
mengirim armada kapal perang buat menggempur ulang. Salah satu kapal
yang terllibat adalah battleship HMS Resolutiaon. Beruntung serangan
kedua tak mengakhiri nasib Richelieu. Sebaliknya para pejuang Prancis
berhasil mengambil alih kapal dan memperbaiki, bahkan memperkuat
persenjataan antipesawat. Setelah sempat menjadi bagian dari kekuatan
Armada Timur AL Inggris, Richelieu dikembalikan ke Prancis. Kapal ini
sempat dilibatkan dalm konflik Indo-Cina dan baru dipensiiunkan dari
dinas aktif tahun 1956.
Nasib
Jean Bart sedikit banyak mirip dengan Richelieu. November 1942, kapal
ini dikeroyok armada kapal perang AL AS. Delapan proyektil caliber 16
inci (406mm) dari battleship USS Massachusetts sempat mampir ke dek Jean
Bart. Pasca perang Prancis berhasil membangun kembali Jean Bart dan
memakainya dalam konflik Terusan Suez, 1956. Kapal ini baru dipensiunkan
tahun 1961.
Klasifikasi : Battleship
Asal : Prancis
Populasi : 3 (Richelieu, Jean bart dan Clemenceau )
Mulai dibangun : 1935
Selesai : 1940-1952
Awak : 1.670 (Richelieu), 2.143 (Jean Bart)
Bobot tempur : 47.500 ton (Richelieu), 49.850 ton (Jean Bart)
Dimensi : panjang 248 m ; beam 33 m (Richelieu) 35.5 m ( Jean Bart) ; draught 10.7 m (Richelieu) 9.9 m (Jean Bart)
Propulasi : 6 tabung ua Indret ; turbin bersistem reduksi buatan Parson ; jumlah baling-baling 4 unit
Kemampuan : kecepatan 30-32 knot ; jarak jangkau 8.500 nm pada kecepatan 14 knot
Persenjataan
: 8 meriam 15 inci (380mm) ; Sembilan meriam Dual Purpose (DP) 6 ini
(152mm) ; 12 meriam antipesawat 3.9 inci (100mm) ; 16 kanon antipesawat
37mm ; delapan senapan mesin berat anti pesawat 13.2 mm
